Kabupaten
Kerinci merupakan salah satu daerah yang memiliki keindahan alam di Provinsi
Jambi, seperti keindahan danaunya. Danau
Duo adalah salah satu danau yang terdapat di Kabupaten Kerinci tepatnya di Desa
Lempur Kecamatan Gunung Raya.
Danau
Duo terletak sekitar 1500 meter di atas permukaan laut, termasuk danau
tertinggi di Sumatera, danau ini berwarna jernih kehijauan, warga sekitar
memanfaatkan danau ini untuk mencari
ikan dengan cara memancing dan juga dengan memasang jalo, tajur, dan
lukah. Sebagian warga bila sedang berkebun disekitar danau memanfaatkan danau Duo ini untuk mandi dan
mandi,cuci, kakus (MCK) dan wisatawan yang datang selain untuk berkemah juga
memanfaatkan danau ini untuk mandi dan mencuci baju, bila kegiatan ini terus
berlangsung dikhawatirkan air danau akan tercemari dan merusak kestabilan
ekosistem dan biota yang hidup di dalam
danau tersebut, seperti mikroalga.
Mikroalga
merupakan organisme yang berukuran mikroskopik, memiliki berbagai potensi yang
dapat dikembangkan sebagai sumber pakan, pangan, dan telah dimanfaatkan untuk
berbagai macam keperluan mulai dari bidang perikanan sebagai makanan larva
ikan, organisme penyaring, industri farmasi, dan makanan suplemen dengan
kandungan protein, karbohidrat, lipid, dan berbagai macam mineral (Hermanto,
dkk, 2011:153-154)
Berdasarkan
hasil penelitian Meta Anggraini yang telah dilakukan di di Danau Duo Kabupaten
Kerinci dari proses identifikasi di laboratorium Ekologi Hewan Universitas
Andalas diperoleh sebanyak 21 jenis mikroalga yang teridentifikasi. Jenis
mikroalga yang teridentifikasi terdiri atas 4 kelas yaitu Bacillariophyceae,
Chlorophyceae, Cyanophyceae, dan Dinophyceae.
Jenis mikroalga yang paling banyak yaitu dari kelas Bacillariophyceae sebanyak
12 jenis dan jenis mikroalga yang paling sedikit dari kelas Cyanophyceae
sebanyak 1 jenis yaitu Microcystis aeruginosa.
Kabupaten
Batanghari terletak di bagian timur Provinsi Jambi menyimpan potensi alam
berupa danau-danau yang mempesona. Salah satu danau yang ada di Kabupaten
Batanghari adalah Danau Letang Jaya.
Danau
Letang Jaya merupakan salah satu keindahan alam dan tempat wisata yang terdapat
di Muara Bulian Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi.. Danau Letang Jaya
memiliki 4,5 hektar dengan kedalaman 5-6 meter, sedangkan vegetasi yang ada di
dalam danau Letang Jaya tersebut berupa tumbuhan akasia dan sepang (Syofwan,
2007:86).
Berdasarkan
hasil penelitian Kartiwan yang telah dilakukan di kawasan danau Letang Jaya
Muara Bulian Kabupaten Batanghari dan dari proses identifikasi di laboratoriun
Kesehatan Ikan Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Sungai Gelam
ditemukan sebanyak 52 jenis mikroalga yang telah teridentifikasi. Jenis
mikroalga yang diidentifikasi termasuk kedalam 4 divisi yaitu Chrysophyta,
Chlorophyta, Cyanophyta, dan Euglenaphyta.
Terdapat banyak jenis keanekaragaman
mikroalga di Danau Duo Kabupaten Kerinci dan danau Letang Jaya Muara Bulian
kabupaten Batanghari. Oleh karena itu, diharapkan masyarakat yang hidup di sekitar
danau untuk tetap menjaga kelestarian, agar ekosistem danau tersebut tetap
terjaga dengan baik, karena kawasan danau tersebut merupakan salah satu tempat
perekonomian masyarakat dengan cara budidaya ikan dalam kramba dan sebagai
tempat pariwisata masyarakat luar daerah.
Referensi :
3. Hermanto.M.B.,
Sumardi., Hawa. L.C., Fiqtinori. S.M. 2011. Perancangan Bioreaktor Untuk
Pembudidayaan Mikroalga. Jurnal Teknologi Pertanian. 12 (3):153-162.
No comments:
Post a Comment